Pada
kesempatan kali ini, saya akan berbincang mengenai peran generasi muda. Kita
adalah generasi muda penerus bangsa. Kita menjadi harapan masa depan dari
langkah negeri ini. Sebagai harapan bangsa,seharusnya kita memberikan prestasi
sebagai bukti bahwa kita mampu meneruskan estafet kepemimpinan negeri ini.
Selain
itu pemuda juga merupakan ujung tombak bagi masa depan bangsa untuk menjawab
tantangan ke depan yang lebih baik. Agar negeri ini semakin maju, sangat
dibutuhkan generasi muda yang perkepribadian luhur, berbudipekerti dan mampu
mengamalkan ilmu yang dimiliki. Pengamalan ilmu dengan baik dan kreatif akan
membuat daya saing bangsa di masa depan menjadi lebih baik lagi.
Indonesia
adalah negara yang memiliki kompleksitas dan keragaman yang unik. Tersusun dari
bebagai suku dan budaya, berbagai bahasa dan adat istiadat, serta memiliki
beribu pulau yang saling terpisahkan oleh lautan. Indonesia mendapat julukan
negeri agraria sekaligus negeri maritim.Berbagai perbedaan itu bisa membuat
perpecahan dalam suatu bangsa, atau justru bisa membuat bangsa ini lebih
bersatu. Di sinilah posisi pemuda sangat diandalkan, generasi muda menjadi
tumpuan negeri ini agar terus bersatu dan mencapai visi misi bersama.
Contohnya seperti Martunis,Di
tengah carutmarut sepakbola nasional, ada sebuah kebanggaan bagi negeri ini. Muncu lnama Martunis, bocah Aceh, yang
kini mulai merintis mimpi di Eropa.Pada 1 Juli 2015, Martunisdigaetklubraksasa
Portugal, Sporting Lisbon. Pemuda 17 tahun tersebut akan memulai kariernya di
akademi klub berjuluk Sportinguistas.
Mimpi Martunis ini tak diraih dengan mudah.Sempat di hantam kesedihan luarbiasa karena ditinggal orang tua dan saudaranya akibat tsunami, Martunis bangkit menjadi pria yang memiliki kesempatan luarbiasa untuk mengharumkan nama bangsa.
Walau baru bergabung dengan Sporting, Martunis secara tak sengaja telah membawa nama Indonesia kembali mendunia. Martunis menjadi bahasan di beberapa media dunia. Salah satumedia ternama Inggris, The Guardian,The Independent
Mimpi Martunis ini tak diraih dengan mudah.Sempat di hantam kesedihan luarbiasa karena ditinggal orang tua dan saudaranya akibat tsunami, Martunis bangkit menjadi pria yang memiliki kesempatan luarbiasa untuk mengharumkan nama bangsa.
Walau baru bergabung dengan Sporting, Martunis secara tak sengaja telah membawa nama Indonesia kembali mendunia. Martunis menjadi bahasan di beberapa media dunia. Salah satumedia ternama Inggris, The Guardian,The Independent
Namun
sayangnya masih banyak generasi muda Indonesia saat ini banyak yang terperosok
dalam arus globalisasi yang memberikan dampak negatif. Arus globlalisasi yang
terlalu cepat memang memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya
banyak teknologi yang berkembang sehingga mempermudah aktifitas manusia. Namun
dapat berdampak negatif ketika mentalitas pemuda dan generasi penerus bangsa
ini semakin buruk .
Rusaknya
generasi muda bisa terjadi dengan adanya kriminalitas, mabuk-mabukan, seks
bebas, premanisme dan lain sebagainya.
Sementara
Indonesia terus membutuhkan pemimpin-pemimpin muda yang berjiwa tangguh, adil,
bijaksana dan mampu bertahan dari kuatnya arus negatif globalisasi. Kita
sebagai pemuda harus bisa menunjukkan kedewasaan dan kematangan pikiran agar
mampu mengelola negeri ini dengan lebih baik. Kita juga harus memiliki karakter
kepemimpinan yang adil dan bijaksana. Tidak hanya mementingkan urusan pribadi
dan golongan.
Kita
bisa contoh Martunis tadi dari sisi semangatnya,kegigihannya.atau Setidaknya
kita terus belajar dan mencoba menjadi lebih baik dengan belajar lebih giat,
aktif di kegiatan sosial dan berperan aktif dalam memberikan pendapat terhadap
permasalahan di sekitar kita.
Semoga
kita bisa menjadi pemuda yang dibutuhkan negeri ini,menjadi Pemuda yang
berpengaruh dalam kemajuan Indonesia.
Demikianlah pembicaraan dari sayasemoga bisa memberikan inspirasi,inovasi atau acuan untuk
lebih maju dan berkembang lagi. Jika ada salah-salah kata saya ucapkan mohon
maaf yang sebesar-besarnya.